Upaya Pencegahan Stunting RGO 303 Mahasiswa KKM Rute Kedokteran UIN Malang Adakan Sosialisasi Kesehatan Remaja
Upaya Pencegahan Stunting RGO 303 Mahasiswa KKM Rute Kedokteran UIN Malang Adakan Sosialisasi Kesehatan Remaja

Stunting rgo 303 adalah salah satu isu crusial yang mengkhawatirkan kondisi perkembangan dan pertumbuhan anak-anak husus nya di negara Indonesia saat ini. Hal tersebut berlangsung sebab kurang nya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Adapun masalah perkembangan dan pertumbuhan yang dimaksud yakni tinggi badan anak pendek atau lebih rendah dari standar usia nya.

Terkadang kondisi itu tidak jarang kali kita dengar dari beberapa golongan warga adalah hanya suatu hal genetik (keturunan) dari ke-2 orang tuanya. Padahal yang saat ini tidak jarang kita temui bahwa tidak seluruhnya tinggi badan anak mengikuti tinggi orang tua nya. Dengan Begitu, hal tersebut dianggap biasa maka tanpa ada upaya apapun buat mencegah dan mengurangi nya.

Pada saat ini, upaya pencegahan stunting ialah salah satu acara prioritas pemerintah. Upaya ini dilakukan dengan maksud biar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang dengan cara optimal.

Adapun Mahasiswa kedokteran UIN Malang tak kalah semangat buat turut menolong mencegah perkembangan stunting khususnya di Desa Mendalanwangi Kec. Wagir Kab. Malang. Dalam rangka KKM UIN Malang 2023, Mahasiswa rute kedokteran yang bertempat di Desa Mendalanwangi mengadakan gerakan Sosialisasi Kesehatan Remaja, di mana hal ini juga termasuk juga salah satu bentuk upaya pencegahan stunting khusunya di Desa tersebut.

Program sosialisasi tersebut dilaksanakan di Balai Desa Mendalanwangi (31/12/2023). Diikuti oleh para remaja desa sekitar yang berumur 13-17 Th. Adapun pembicara dalam sosialisasi tersebut yaitu 3 Mahasiswa kedokteran UIN Malang, tepatnya mahasiswa KKM dari 3 group merupakan Fairuz Aqila Mohamad group 200, Fayza Cinta Ramadina Putri group 199 dan Amilia S. Nur Fatimah group 198.

"Mengingat pentingnya aksi pencegahan pada stunting serta kuantitas dan mutu remaja di Desa Mendalanwangi, menurut saya sosialisasi ini penting diadakan sebagai himbauan tentang kesehatan remaja mulai dari kebersihan diri dan gizi. Sosialisasi ini memiliki maksud jangka panjang adalah terbentuknya populasi remaja yang memiliki pengetahuan terkait gizi yang cukup dan rutinitas hidup sehat biar dapat menjaga kesehatan waktu dewasa maka menurunkan efek anak yang stunting pada generasi berikutnya". Tutur Fairuz Aqila Mohamad, salah satu pembicara pada sosialisasi tersebut.

Tidak cuma itu, ada perbuatan lain yang mesti dilakukan dalam pencegahan stunting Merupakan, "perlunya keterlibatan dari banyak pihak, mulai dari pemerintah, guru disekolah, dan orang tua di hunian dalam memberikan pemahaman serta menanamkan rutinitas hidup sehat. Aksi langsung yang dapat dilakukan merupakan pemenuhan gizi lewat makanan yang dimakan sehari-hari". Tutur salah satu mahasiswa kedokteran UIN Malang group 200 itu.

Sosialisasi yang diadakan sangat diapresiasi oleh para remaja sekitar desa Mendalanwangi. Salah satunya Vanya Alita, remaja usia 17 th dari dusun Santren. Ia mengaku, Aktivitas sosialisasi ini sangat berguna karena bisa mengetahui cara menjaga kesehatan yang benar di usia remaja saat ini, seperti pola makan, gizi, dan juga menambah pengetahuan jangka pubertas normal".

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *